Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB
Pantai Pink Ini sebenarnya bernama Pantai Tangsi. Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna Pink. Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, namun karena lokasi dan infrastruktur Jalan yang mungkin kurang memadai sehingga Pantai Pink ini menjadi tidak terekspose media dan wisatawan.
Tangsi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan dengan kata “asrama” atau “barak”. Entah bagaimana sejarah awal mulanya, namun jika melirik dari keadaan lingkungan sekitarnya, mungkin di tempat ini dulunya adalah lokasi yang dijadikan markas tentara Jepang. Hal itu dibuktikan dengan adanya gua buatan dan juga sebuah Meriam peninggalan Penjajah Jepang.
Birunya langit dan air laut nan jernih dibingkai hamparan pasir yang putih mungkin sudah menjadi pemandangan biasa saat mengunjungi pantai. Lalu bagaimana apabila keindahan alam pantai tersebut berupa hamparan pasir pantai berwarna pink atau merah muda?
Inilah salah satu keindahan yang dapat Anda temukan di kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Warna pink yang lembut tampak kian jelas terutama saat pasir tersapu ombak. Di dunia, jenis pantai dengan pasir berwarna merah muda ini hanya ada tujuh saja. Enam lainnya adalah Pink Beach di Harbor Island, Bahamas; Bermuda; Santa Cruz Island, Filipina; Sardinia, Itali; Bonaire, Dutch Caribbean Island; dan di Balos Lagoon, Crete, Yunani.
Satu hal yang menjadi daya tarik dari Pantai Tangsi / Pantai Pink adalah pasirnya yang berwarna Pink alias Merah Muda. Di Indonesia cuma ada dua lho pantai yang berpasir Pink, salah satunya adalah yang berlokasi di Pulau Komodo NTT. Kalau dilihat lebih dekat, sebenarnya warna asli pasir Pantai ini sebenarnya putih, namun karena bercampur dengan serpihan serpihan terumbu karang yang berwarna pink, seiring prosesi alam lalu serpihan serpihan terumbu karang ini kemudian menyatu dan membentuk warna merah muda, apalagi saat terkena air laut dan terpapar sinar matahari, sehingga warna Pink nya jelas sekali terlihat.
Selain pasir pantainya yang berwarna khas pink, Pantai ini juga memiliki panorama alam yang sangat mengesankan. Dikelilingi oleh tebing - tebing yang cukup tinggi dengan berugak (semacam pondok/pendopo) diatasnya yang disediakan untuk para wisatawan menikmati hamparan lautan lepas. Pemandangan dari atas tebing juga akan membuat anda terpukau dengan panorama indah dibawah tebing. Aroma air laut yang khas, belaian hembusan angin dan suara ombak yang membentur karang membuat hati siapapun yang berkunjung kesini menjadi tenang.
Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi / Pantai Pink membutuhkan waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh. Rutenya sama persis dengan Rute menuju Tanjung Ringgit, karena memang lokasi keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu masuknya itu ada petunjuk/ rambu kecil disebelah kiri jalan bertuliskan “Pantai PINK 50 meter”
Pantai Pink memiliki arus yang cukup tenang dengan deburan ombak yang sangat kecil, sehingga asik untuk bermain - main dan tidak membahayakan. Jika sempat bersnorkeling, maka anda akan dibuat takjub oleh terumbu terumbu karangnya yang sangat indah. Walaupun sebagian titik terumbu terumbu karang yang terlihat hanya berupa sisa sisa terumbu karang yang sudah hancur oleh jangkar - jangkar perahu para Nelayan.
ATRAKSI
Kondisi alam yang masih bersih alami menyuguhkan pesona mengagumkan. Bukit memanjang dari ujung pantai ke ujung lainnya seolah menjaga pantai ini. Kondisi pantai yang sepi dan tak berpenghuni memberi kesan eksklusif bagi siapa pun yang datang. Berada di pantai yang cantik dan eksotik ini tentu banyak sekali kegiatan relaksasi yang menyenangkan dan menarik untuk dilakukan.
Kegiatan yang pertama tentu saja menikmati keindahan alam pantai berpasir pink yang dipercayakan Tuhan jatuh ke kawasan paling timur Indonesia ini. Keindahan pantai berpasir pink ini juga dilengkapi dengan keindahan panorama alam di sekitarnya. Bukit-bukit hijau tampak anggun berlatarkan langit yang super biru berhiaskan awan putih bersih.
Pulau-pulau kecil yang nampak dari pantai ini pun melengkapi keindahan Pink Beach. Warna air laut yang hijau toska dan sangat jernih menyibak keindahan taman lautnya yang juga tak boleh dilewatkan. Bahkan karang-karang di bagian yang dangkal dapat terlihat dengan mata telanjang dari atas kapal.
Nah, snorkeling dan diving sudah menjadi semacam kegiatan wajib saat mengunjungi pantai ini. Kondisi taman bawah lautnya masih cantik terjaga, belum banyak mengalami kerusakan. Terdapat banyak keanekaragaman hayati yang penuh warna: ribuan jenis ikan, ratusan jenis terumbu karang baik karang lunak atau keras, dan lain sebagainya.
Snorkeling di dekat bibir pantai saja sudah akan memanjakan indera Anda, apalagi jika menyelam lebih dalam. Pastikan Anda membawa perlangkapan snorkeling atau diving saat datang ke pantai cantik ini. Terdapat banyak penyewaan alat-alat snorkeling dan diving di Labuan Bajo, atau Anda dapat menanyakannya pada agen perjalanan atau pemandu Anda.